Blog

  • Kapolda Sumsel Temui 16 Rektor, Perkuat Sinergi Polri dan Kampus

    Kapolda Sumsel Temui 16 Rektor, Perkuat Sinergi Polri dan Kampus


    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menggelar audiensi dan buka puasa bersama dengan pimpinan perguruan tinggi di Mapolda Sumsel, Jumat (2026).

    Kegiatan tersebut mempertemukan pimpinan Polda Sumatera Selatan dengan 16 rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Selatan.

    Pertemuan berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Beberapa pimpinan perguruan tinggi yang hadir antara lain Rektor Universitas Sriwijaya, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di Sumatera Selatan.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mulai bertugas sejak Februari 2026.

    Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen strategis masyarakat, termasuk kalangan akademisi.

    Menurut Sandi Nugroho, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

    “Kampus memiliki kekuatan intelektual yang sangat penting. Kami membutuhkan masukan akademik untuk membantu merumuskan kebijakan keamanan yang lebih baik,” ujar Sandi Nugroho.

    Dalam forum tersebut, Kapolda juga memaparkan sejumlah program strategis yang sedang dijalankan Polda Sumsel.

    Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penguatan sektor pertanian melalui program penanaman jagung yang mendukung ketahanan pangan nasional.

    Kapolda menjelaskan bahwa Polri berperan sebagai fasilitator antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program tersebut berjalan efektif.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo@shandinugroho95  @divisihumaspolri  @polisi_indonesia

  • Gubernur Sumsel Apresiasi Ide Kapolda dalam Gerakan Pangan Murah

    Gubernur Sumsel Apresiasi Ide Kapolda dalam Gerakan Pangan Murah

    Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kapolda Sumsel dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Serentak yang digelar di Halaman Perum Bulog Gudang Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat (13/3/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Kapolda Sumsel beserta jajaran pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda, serta pimpinan instansi terkait.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Pangdam II/Sriwijaya Kolonel Caj. Kiagus Muhammad Mukhtar A, Asintel Kejati Sumsel Totok Bambang Sapto Dwidjo, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumsel Babel Mersi Windrayani, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

    Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pangan bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat menentukan stabilitas kehidupan sosial.

    Menurutnya, ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang terjangkau memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kapolda menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah Polri dilaksanakan secara serentak secara nasional, sementara untuk wilayah Sumatera Selatan dipusatkan di Gudang Bulog Sukamaju Palembang serta dilaksanakan secara bersamaan di 17 kabupaten/kota melalui jajaran Polres dan Polresta.

    Pada pelaksanaan tahun 2026, Polda Sumsel menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di 47 titik lokasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan dengan total penyaluran sekitar 135,5 ton beras, yang diperkirakan akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 20.325 masyarakat.

    Kapolda menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah ini akan terus diperkuat dan ditingkatkan pelaksanaannya pada tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Serukan Untuk Berjuang Bergerak Bersama Bangun Bangsa Saat Buka Puasa Bersama PB SEMMI

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Serukan Untuk Berjuang Bergerak Bersama Bangun Bangsa Saat Buka Puasa Bersama PB SEMMI

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen bersinergi dan menjaga nilai persatuan serta kesatuan.

    Hal tersebut digelorakan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

    “Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa,” kata Sigit.

    Sigit menjelaskan, Polri merupakan institusi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Hal itu merupakan amanat dari UUD hingga reformasi.

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan dalam sebagai anak kandung dari reformasi. “Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit mengajak sekaligus menekankan bahwa Polri terus membuka ruang untuk seluruh elemen bangsa menyampaikan saran dan aspirasi untuk kebaikan institusi Korps Bhayangkara ke depannya.

    “Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.

    Selain itu, Sigit juga meminta agar terus mendukung dan mengawal segala upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia di tengah konflik global yang berlangsung belakangan ini.

    “Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tutur Sigit.

    Demi mewujudkan kemandirian bangsa, Sigit menyatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan sampai dengan energi. “Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama,” tutur Sigit.

    Di sisi lain, Sigit menyinggung terjadinya bonus demografi yang bakal dihadapi. Menurutnya, momentum itu harus dijadikan satu lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di mata dunia.

    “Dan itu tentunya menjadi harapan kita dan kita titipkan pada para generasi muda untuk terus bisa mempersiapkan diri mengisi pada saatnya nanti menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2045,” tutup Sigit.

  • Balita Ikut Mulung Bantu Nenek, Polisi Antar Pulang ke Orang Tua di Sumedang

    Balita Ikut Mulung Bantu Nenek, Polisi Antar Pulang ke Orang Tua di Sumedang

    Kepolisian bergerak cepat merespons kisah dua balita, Fikri (4) dan Noval (3), yang viral di media sosial karena membantu neneknya memulung di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial langsung melakukan penanganan untuk memastikan kondisi dan keselamatan kedua anak tersebut.

    Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan layak.

     

    Setelah berkoordinasi dengan keluarga, Polres Metro Jakarta Timur kemudian mengantar Fikri dan Noval kembali ke kampung halamannya di Sumedang untuk bertemu dengan ibu mereka. Proses pemulangan dilakukan dengan pendampingan Polres Sumedang dan Dinas Sosial setempat guna memastikan hak-hak kedua anak tersebut tetap terpenuhi.
    Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi dan memastikan masa depan anak-anak Indonesia tetap terjaga.

    #PolriUntukMasyarakat

    #PolriLindungiAnak

    #PolriPresisi

     

     

  • Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Polri Bantu Fikri dan Noval Kembali ke Pangkuan Ibu, Wujud Kepedulian terhadap Anak Rentan

    Kepolisian bergerak cepat merespons kisah dua balita, Fikri (4) dan Noval (3), yang viral di media sosial karena membantu neneknya memulung di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial langsung melakukan penanganan untuk memastikan kondisi dan keselamatan kedua anak tersebut.

    Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan layak.

     

    Setelah berkoordinasi dengan keluarga, Polres Metro Jakarta Timur kemudian mengantar Fikri dan Noval kembali ke kampung halamannya di Sumedang untuk bertemu dengan ibu mereka. Proses pemulangan dilakukan dengan pendampingan Polres Sumedang dan Dinas Sosial setempat guna memastikan hak-hak kedua anak tersebut tetap terpenuhi.
    Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi dan memastikan masa depan anak-anak Indonesia tetap terjaga.

    #PolriUntukMasyarakat

    #PolriLindungiAnak

    #PolriPresisi

     

     

  • Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

    Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

     

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, melaksanakan pengecekan jalur Tol Kapal Betung pada pukul 10.00 WIB dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran pada Operasi Ketupat 2026.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.

    Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumsel bersama rombongan melakukan survei langsung terhadap kondisi jalur tol yang menjadi salah satu akses utama arus mudik di wilayah Sumatera Selatan. Peninjauan dilakukan mulai dari Talang Kelapa – Musi Landas – Rest Area – Jembatan Musi V – Kramasan – hingga Kayu Agung.

    Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kelayakan jalur, serta fasilitas pendukung, termasuk rest area dan titik-titik strategis yang berpotensi menjadi pusat kepadatan kendaraan selama periode mudik.

    “Pengecekan ini merupakan bagian dari langkah kesiapan kita dalam menghadapi arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui masyarakat berada dalam kondisi aman, layak, dan siap digunakan,” ujar Kapolda Sumsel.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Melalui koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi, kami berharap pelaksanaan pengamanan mudik tahun ini dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri @polisi_indonesia

  • Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kapolda Sumsel Dan Gubernur Sumsel Melaksanakan Pengecekan Jalur Tol Kapal Betung

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, melaksanakan pengecekan jalur Tol Kapal Betung pada pukul 10.00 WIB dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran pada Operasi Ketupat 2026.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta sejumlah pejabat dari instansi terkait.

    Dalam kegiatan ini, Kapolda Sumsel bersama rombongan melakukan survei langsung terhadap kondisi jalur tol yang menjadi salah satu akses utama arus mudik di wilayah Sumatera Selatan. Peninjauan dilakukan mulai dari Talang Kelapa – Musi Landas – Rest Area – Jembatan Musi V – Kramasan – hingga Kayu Agung.

    Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur jalan, kelayakan jalur, serta fasilitas pendukung, termasuk rest area dan titik-titik strategis yang berpotensi menjadi pusat kepadatan kendaraan selama periode mudik.

    “Pengecekan ini merupakan bagian dari langkah kesiapan kita dalam menghadapi arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Kami ingin memastikan seluruh jalur yang akan dilalui masyarakat berada dalam kondisi aman, layak, dan siap digunakan,” ujar Kapolda Sumsel.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Melalui koordinasi dan kerja sama yang baik antar instansi, kami berharap pelaksanaan pengamanan mudik tahun ini dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri @polisi_indonesia

  • Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Polri Gandeng Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Salurkan KUR untuk Petani Jagung

    Kapolri menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyalurkan KUR bagi petani jagung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.–

     

    Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR untuk Petani Jagung, Target Putus Rantai Tengkulak

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi petani dengan menggandeng empat bank milik negara dalam program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung.

    Program ini diharapkan mampu membantu petani memperoleh akses permodalan yang sehat sekaligus memutus ketergantungan terhadap tengkulak.

    Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Polri dan empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7 Maret 2026).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Polri dalam melindungi ekosistem ekonomi petani, khususnya petani jagung, agar memiliki akses permodalan yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Menurut Kapolri, selama ini banyak petani yang terjebak dalam praktik tengkulak melalui sistem ijon atau harga beli hasil panen yang tidak menguntungkan.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan dari perbankan, petani diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara mandiri.

    “Dengan adanya KUR dari bank-bank Himbara, petani dapat memperoleh modal kerja yang lebih sehat. Selain itu, dengan Bulog sebagai offtaker, hasil panen petani juga memiliki kepastian pasar,” ujar Kapolri saat meninjau kegiatan tanam jagung serentak di kawasan Indralaya Indah, Ogan Ilir.

    Dalam skema kerja sama tersebut, Perum Bulog berperan sebagai pembeli hasil panen jagung petani, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak dalam menjual hasil produksinya.

    Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani dapat memperoleh harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan.

    Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya terlibat dalam pendampingan kegiatan tanam, tetapi juga turut memastikan kesejahteraan petani melalui berbagai program dukungan ekonomi.

    Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani yang dinilai layak untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR dari perbankan.

    Sementara itu, peran pengawasan di tingkat lapangan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas mendampingi para petani serta memantau perkembangan usaha pertanian.

    Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Kapolri menyebutkan bahwa kesejahteraan petani memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    “Jika petani sejahtera, maka stabilitas ekonomi masyarakat juga akan terjaga. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan,” kata Kapolri.

    Kerja sama antara Polri dan bank-bank Himbara ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Selama periode tersebut, jajaran kepolisian di daerah akan berperan sebagai penghubung antara petani dengan pihak perbankan.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho yang turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa jajaran Polda Sumsel siap mengawal pelaksanaan program tersebut hingga ke tingkat desa.

    Menurutnya, seluruh jajaran Polres hingga Polsek akan berperan aktif memastikan penyaluran bantuan permodalan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani.

    “Polda Sumsel siap mendukung program ini agar dapat meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kapolda.

    Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan dalam mendampingi kelompok tani agar mampu memanfaatkan program KUR secara efektif.

    Kehadiran aparat kepolisian di tingkat desa diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus memastikan transparansi dalam pelaksanaan program.

    Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian daerah.

    Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah Polda Sumsel mendapatkan informasi dan pendampingan terkait program KUR ini,” kata Nandang.

    Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

    Dengan adanya dukungan pembiayaan, jaminan pasar dari Bulog, serta pendampingan dari Polri, para petani jagung diharapkan dapat menjalankan usaha pertanian secara lebih mandiri.