Blog

  • Untitled post 52

    Kadiv Humas Polri Sampaikan Selamat HUT ke-54 KORPRI: Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Indonesia Maju

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Peringatan tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Tema tersebut dinilai menggambarkan tekad kuat aparatur negara untuk terus berperan aktif dalam proses pembangunan nasional.

    Dalam momentum ini, Irjen Sandi memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan konsistensi seluruh anggota KORPRI yang selama lebih dari lima dekade hadir sebagai tulang punggung pelayanan publik. Ia menilai KORPRI telah menunjukkan peran penting dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

    “Selamat HUT ke-54 KORPRI. Semoga semangat kebersamaan dan profesionalisme terus menjadi nilai utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Irjen Sandi.

    Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan KORPRI selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel.

    Lebih lanjut, Irjen Sandi berharap peringatan HUT KORPRI ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Dengan semangat persatuan dan loyalitas, seluruh anggota KORPRI diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan inovasi di setiap lini pelayanan pemerintah.

    “Indonesia Maju bukan hanya cita-cita, tetapi kerja bersama. Dengan semangat ‘Bersatu dan Berdaulat’, KORPRI memiliki posisi strategis untuk mendorong transformasi birokrasi yang lebih modern dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Di usia ke-54, KORPRI terus diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan humanis. Peringatan ini juga menjadi refleksi bagi seluruh aparatur untuk meneguhkan kembali komitmen mereka: mengabdi tanpa henti bagi rakyat, bangsa, dan negara.

     

  • Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

    Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025.

    “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang.

    Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera.

    Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel.

    Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

    Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir.

    Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.

    Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025.

    Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa

  • Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

    Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah

    KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025.

    “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang.

    Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera.

    Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel.

    Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

    Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir.

    Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025.

    Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025.

    Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa

  • Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Peduli Sumatera Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Jakarta – Polda Metro Jaya memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pelepasan bantuan dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12/2025) siang, dipimpin Kapolda Metro Jaya didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya serta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi secara simbolis. Bantuan untuk Provinsi Aceh diserahkan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, kemudian bantuan ke Sumut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, dan bantuan untuk Sumbar oleh Wakapolda Metro Jaya. Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan warga terdampak agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

    Budi menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

    Adapun total bantuan yang diberangkatkan mencapai 15 kendaraan logistik, terdiri dari 5 trailer dan 10 truk colt diesel. Bantuan tersebut mencakup beras 350 karung (17,5 ton), Indomie 5.000 karton, minyak goreng 2.500 karton, gula 62,5 ton, selimut 1.250 kodi, sarung 120 kodi, air mineral 2.500 karton, pampers 250 karton, biskuit 1.250 karton, susu 2.500 karton, lilin 125 karton, teh 5.000 karton, dan kopi 2.500 karton. Pendistribusian dilakukan bekerja sama dengan Polda dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan cepat diterima para korban.

    Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah bantuan ini membawa manfaat dan menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Polda Metro Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Jakarta – Polda Metro Jaya memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pelepasan bantuan dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12/2025) siang, dipimpin Kapolda Metro Jaya didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya serta Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara bertahap ke tiga provinsi secara simbolis. Bantuan untuk Provinsi Aceh diserahkan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, kemudian bantuan ke Sumut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, dan bantuan untuk Sumbar oleh Wakapolda Metro Jaya. Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan warga terdampak agar diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

    Budi menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana. “Polri hadir bukan hanya dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

    Adapun total bantuan yang diberangkatkan mencapai 15 kendaraan logistik, terdiri dari 5 trailer dan 10 truk colt diesel. Bantuan tersebut mencakup beras 350 karung (17,5 ton), Indomie 5.000 karton, minyak goreng 2.500 karton, gula 62,5 ton, selimut 1.250 kodi, sarung 120 kodi, air mineral 2.500 karton, pampers 250 karton, biskuit 1.250 karton, susu 2.500 karton, lilin 125 karton, teh 5.000 karton, dan kopi 2.500 karton. Pendistribusian dilakukan bekerja sama dengan Polda dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran dan cepat diterima para korban.

    Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Kami mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah bantuan ini membawa manfaat dan menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana,” pungkasnya.

  • Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Direktorat Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Jakarta – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama, sholat gaib, dan istighosah untuk para korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan berlangsung di Lahan Parkir Pelelangan Ikan Muara Angke, Senin (1/12/2025), sebagai rangkaian HUT Polairud ke-75 bertema “Polairud Presisi Menuju Indonesia Maju.” Acara ini diikuti sekitar 350 masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Kami bersama keluarga besar Polairud turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Kapolda.

    Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dan diikuti personel Polairud, 350 masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan dari berbagai wilayah seperti Kali Adem, Muara Angke, Paljaya, Bidara Marunda, Cilincing, dan Gedung Pompa. Sholat gaib juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia.

    Kapolda menambahkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas perlindungan dan pelayanan, tetapi juga hadir memberikan dukungan moril di tengah masyarakat. “Ini momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan dalam tubuh Polri, khususnya Polairud,” ujarnya.

    Acara turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti Kesyahbandaran Muara Angke, UP3 Muara Angke, dan HNSI. Kegiatan berjalan khidmat, tertib, dan ditutup dengan ajakan untuk terus mendoakan serta mendukung pemulihan pascabencana.

  • Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

    Jakarta – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama, sholat gaib, dan istighosah untuk para korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan berlangsung di Lahan Parkir Pelelangan Ikan Muara Angke, Senin (1/12/2025), sebagai rangkaian HUT Polairud ke-75 bertema “Polairud Presisi Menuju Indonesia Maju.” Acara ini diikuti sekitar 350 masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. “Kami bersama keluarga besar Polairud turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Kapolda.

    Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dan diikuti personel Polairud, 350 masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan dari berbagai wilayah seperti Kali Adem, Muara Angke, Paljaya, Bidara Marunda, Cilincing, dan Gedung Pompa. Sholat gaib juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia.

    Kapolda menambahkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas perlindungan dan pelayanan, tetapi juga hadir memberikan dukungan moril di tengah masyarakat. “Ini momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan dalam tubuh Polri, khususnya Polairud,” ujarnya.

    Acara turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti Kesyahbandaran Muara Angke, UP3 Muara Angke, dan HNSI. Kegiatan berjalan khidmat, tertib, dan ditutup dengan ajakan untuk terus mendoakan serta mendukung pemulihan pascabencana.

  • Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

    Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

    Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Korban Banjir di Tapanuli Tengah, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

    Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

    Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

    “Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Sigit.

    Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

    “Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

    Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

    “Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

    Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

  • Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

    Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

    Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

    Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

    “Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Sigit.

    Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

    “Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

    Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

    “Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

    Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

  • POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    POLRI KIRIM STARLINK UNTUK ACEH & SUMATRA! WARGA LANGSUNG TELEPON KELUARGA!

    Warga di beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas bantuan akses internet Starlink yang disediakan oleh Polri. Bantuan ini dinilai sangat krusial karena memungkinkan mereka untuk kembali berkomunikasi dengan keluarga setelah jaringan seluler terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor. 

    Poin-poin utama terkait bantuan Starlink dari Polri:

    Pemulihan Komunikasi: Warga yang terisolasi selama beberapa hari tanpa sinyal mengaku sangat terbantu dengan adanya akses Wi-Fi Starlink. Hal ini memungkinkan mereka mengabari keluarga dan mendapatkan informasi penting seputar bencana.

    Respons Cepat Bencana: Polri, melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK), mengerahkan delapan perangkat Starlink yang bersifat mobile (bergerak) ke lokasi-lokasi prioritas untuk mendukung masa tanggap darurat.

    Apresiasi Warga: Salah satu warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, menyampaikan testimoninya secara langsung, mengucapkan terima kasih kepada Polri karena bisa kembali terhubung dengan keluarga di luar daerah.

    Fokus Kemanusiaan: Penggunaan teknologi Starlink oleh Polri ini merupakan wujud nyata komitmen untuk memastikan keselamatan dan konektivitas warga di tengah situasi sulit, di mana infrastruktur komunikasi konvensional lumpuh.