Category: Featured

  • Sapa Pemudik di Bakauheni, Kapolri Bagikan Bingkisan dan Boneka

    Sapa Pemudik di Bakauheni, Kapolri Bagikan Bingkisan dan Boneka


    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, pada Sabtu (28/3) siang.
    Sambil memantau situasi di ruang tunggu, Sigit menyempatkan diri berbincang ringan dengan beberapa pemudik pejalan kaki.
    Sigit menanyakan daerah asal hingga tujuan perjalanan sembari memberikan imbauan keselamatan.

    “Minal aidzin walfaidzin. Ini dari mana dan mau kemana tujuannya?” kata Sigit kepada salah satu pemudik yang sedang menunggu jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Bakauheni.

    Pemudik tersebut mengaku hendak menuju ke daerah Kalideres, Jakarta Barat. Sigit berpesan agar mereka tetap waspada selama perjalanan.

    “Hati-hati di jalan ya, jaga kesehatan dan barang bawaan. Semoga sampai tujuan,” ujarnya.

    Kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini disambut antusias oleh para pemudik. Banyak dari mereka yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman, hingga berswafoto.

    Sigit juga membagikan paket bingkisan berisi makanan ringan dan air mineral kepada pemudik untuk bekal perjalanan. Tidak hanya itu saja, Sigit juga membagikan boneka kepada anak-anak pemudik untuk menghibur mereka di tengah antrean.

    Dalam kunjungan kerjanya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

    Kemudian Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf dan sejumlah pejabat utama kepolisian.

    Sebelumnya Sigit mengklaim tingkat kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun hingga 7,8 persen dibanding tahun 2025.

    Ia mengatakan penurunan ini terjadi ditengah peningkatan jumlah pemudik sebesar 20,49 persen atau mencapai 2,9 juta masyarakat dari tahun 2025.

    “Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait dengan fatalitas, ini bisa kita kurangi,” ujarnya usai memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Sabtu (28/3) siang.

  • Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA ” Implementasi Arahan Kapolri

    Implementasi Arahan Kapolri, Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan Masyarakat Lewat Kedai “DEKA ”

    Implementasi arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat ruang sosial antara Polri dan masyarakat terus diwujudkan di wilayah Sumatera Selatan. Menindaklanjuti visi tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melalui jajaran Polres OKU Selatan secara resmi meluncurkan Kedai “DEKAT” (Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, Terpercaya) sebagai inovasi pelayanan humanis dan penguatan stabilitas kamtibmas.

    Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di kawasan strategis depan Gerbang Perumahan Griya 1 Permai, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

    Program ini menjadi langkah konkret Polda Sumsel dalam menerjemahkan arahan pimpinan Polri agar setiap satuan wilayah menghadirkan “third place” atau ruang sosial publik, yakni tempat interaksi santai tanpa sekat yang mempertemukan personel kepolisian dengan masyarakat secara lebih terbuka, akrab, dan responsif.

    Kedai “DEKAT” dirancang sebagai wadah kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas ojek pangkalan, buruh, mahasiswa, tokoh pemuda, hingga organisasi kepemudaan. Melalui fasilitas ini, Polres OKU Selatan menghadirkan berbagai layanan gratis, meliputi kopi dan teh, akses WiFi, cek kesehatan atau tensi, pengisian angin, hingga fasilitas cuci motor mandiri.

    Selain menjadi tempat singgah dan pelayanan publik, kedai ini juga difungsikan sebagai pusat serapan aspirasi masyarakat melalui program “Jumat Curhat” yang dipimpin langsung oleh Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU). Pola ini dinilai strategis untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan melalui dialog santai yang membangun kepercayaan.

    Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri dalam mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.

    “Kedai DEKAT ini adalah implementasi dari arahan Bapak Kapolri untuk mendekatkan jarak antara Polisi dengan masyarakat. Kami ingin membangun hubungan emosional yang kuat sehingga masyarakat merasa memiliki dan percaya kepada Polri,” tegasnya.

    Secara strategis, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan public trust, memperkuat kemitraan Polri dengan komunitas lokal, serta menciptakan ekosistem kamtibmas yang lebih partisipatif di wilayah OKU Selatan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan penekanan Kapolda Sumsel agar seluruh jajaran terus proaktif menjalankan arahan Kapolri.

    “Bapak Kapolda Sumsel selalu menekankan agar setiap satuan wilayah proaktif menjalankan arahan Kapolri. Kedai DEKAT adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai sahabat bagi seluruh komunitas masyarakat,” jelas Nandang.

    Kegiatan launching yang dihadiri unsur PJU Polres OKU Selatan, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan komunitas ojek pangkalan tersebut berlangsung khidmat, aman, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 10.30 WIB.

    Polda Sumatera Selatan memastikan inovasi Kedai “DEKAT” akan menjadi model pembinaan kemitraan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan Polri Presisi yang humanis, partisipatif, dan dekat dengan masyarakat.

  • Proses Tuntas Sekitar Satu Jam Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga

    Proses Tuntas Sekitar Satu Jam Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga
     
    Jakarta — Pelayanan di BPKB Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Orin, yang mengurus perubahan alamat serta pembayaran pajak kendaraan tahunan mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pada Rabu (25/3/2026). Orin menyampaikan bahwa proses pelayanan berjalan cepat dan efisien. Meski datang saat jam istirahat, seluruh proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

    “Saya datang sekitar jam 12 lewat, lalu mulai proses sebelum jam 1. Sekitar jam 2 sudah selesai semua. Jadi cepat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sikap petugas yang dinilai sopan, ramah, serta responsif dalam memberikan arahan. Menurutnya, setiap tahapan dijelaskan dengan baik, termasuk saat membutuhkan informasi tambahan seperti lokasi fotokopi maupun alur pelayanan. “Dari awal sampai selesai semua dibantu, petugasnya ramah dan cepat.
    Jadi sangat memudahkan,” tambahnya. Meski demikian, Orin turut memberikan masukan terkait fasilitas pendukung, khususnya kantin, agar dapat ditingkatkan kenyamanannya bagi masyarakat yang menunggu pelayanan. Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Iptu Ibnu Widiyantoro, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kecepatan layanan maupun fasilitas pendukung. Menurutnya, pelayanan yang cepat, ramah, dan informatif menjadi komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. “Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi pelayanan utama maupun fasilitas pendukung,” ujarnya. Melalui pelayanan yang optimal tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengurus administrasi kendaraan, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian.
  • Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Polisi Gendong Bayi Saat Shalat Id di Yogyakarta, Aksi Humanis Ini Tuai Pujian Warganet

    Sebuah momen penuh kehangatan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Yogyakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota polisi dengan sigap membantu seorang ibu yang tengah kesulitan menggendong bayinya saat menjalankan salat.

    Kejadian itu berlangsung saat polisi tersebut sedang bertugas mengamankan jalannya ibadah Salat Id. Di tengah suasana khusyuk, ia melihat seorang ibu yang tetap berusaha melaksanakan salat sambil menggendong bayinya. Tanpa ragu, polisi itu segera menghampiri dan dengan penuh kehati-hatian mengambil alih bayi tersebut.

     

    Ia kemudian menggendong dan menjaga sang bayi hingga ibunya selesai menunaikan ibadah. Aksi sederhana namun tulus itu justru menyentuh banyak orang. Menariknya, bayi yang berada dalam gendongan polisi tampak tenang dan tidak rewel, seolah merasa nyaman dalam pelukan tersebut.

    Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @izzun_nafroni dan dengan cepat menyebar luas. Sejumlah akun lain, termasuk @kamiada.co, turut membagikan ulang momen tersebut dengan pesan penuh makna, mendoakan agar setiap niat baik dimudahkan.

    Respons warganet pun didominasi komentar positif. Banyak yang memuji sikap humanis dan kepedulian anggota polisi tersebut. Aksi ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga empati.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas negara, ada sisi kemanusiaan yang mampu menyentuh hati banyak orang. Di momen penuh makna seperti Idulfitri, tindakan kecil seperti ini justru menghadirkan dampak besar dan menginspirasi.

     

     

  • Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya

    Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya

    Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.

    Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.

    Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.

    “Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

  • Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik.” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri pada momentum mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Wahyu, warga Batu Ceper, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Batu Ceper. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat dan mendapati sepeda motornya tetap aman tanpa kekurangan apa pun.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Polsek Batu Ceper yang telah menerima penitipan sepeda motor saya saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Alhamdulillah, saya sudah kembali ke Batu Ceper dengan selamat, dan motor saya juga dalam keadaan aman, tidak kurang satu apa pun. Terima kasih kepada Polsek Batu Ceper. Polri telah melayani masyarakat dengan baik. Bravo Polri,” ujar Wahyu, Senin (23/3/2026).

    Apresiasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri melalui pelayanan penitipan kendaraan gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan itu dihadirkan untuk membantu warga yang meninggalkan rumah saat mudik, sekaligus memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang dititipkan selama ditinggal ke kampung halaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan masyarakat merupakan indikator bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan ketenangan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman. “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan jajaran Polda Metro Jaya selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Menurutnya, respons positif dari masyarakat menjadi energi dan dorongan moral bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

     

  • Titip Motor di Polsek Setu, Warga Mengaku Lebih Tenang Tinggalkan Rumah Saat Mudik

    Titip Motor di Polsek Setu, Warga Mengaku Lebih Tenang Tinggalkan Rumah Saat Mudik

    Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri selama masa mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Rudy, warga GSP, Bekasi, yang mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Setu. Ia bersyukur dapat pulang kampung dengan tenang dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat, sementara sepeda motor yang dititipkan tetap aman. “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Saya Rudy, tinggal di GSP, Bekasi. Terima kasih sudah menerima penitipan motor saya di Polsek Setu. Saya pulang kampung dan Alhamdulillah semuanya aman. Terima kasih. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Rudy, Senin (23/3/2026). Ungkapan tersebut menjadi cerminan bahwa pelayanan kepolisian yang sederhana namun tepat sasaran dapat memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Bagi warga yang meninggalkan rumah saat mudik, kepastian bahwa kendaraan mereka berada dalam pengawasan aparat menjadi ketenangan tersendiri, sehingga perjalanan ke kampung halaman dapat dijalani dengan lebih nyaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H.

    Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya selama rumah ditinggal mudik. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang datang dari masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran merupakan bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga.

    “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya terlihat, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

     Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).

    Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.

    Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.

    Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

    Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.

    Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Personel Dit Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga terdampak banjir di Jl. Pengantin Ali 7, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 20.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas panggilan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 terkait adanya warga yang membutuhkan bantuan di lokasi.

    Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak. Selain melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota juga melaksanakan patroli siaga bencana di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi situasi bencana yang dapat berkembang.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir atau situasi darurat lainnya mendapatkan bantuan secara cepat, tepat dan profesional,” ujarnya.

    Selanjutnya, setelah kegiatan evakuasi selesai dilaksanakan, personel masih tetap bersiaga di lokasi guna merespon apabila terdapat warga lain yang memerlukan bantuan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan penanganan awal di lokasi berjalan dengan baik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan bantuan petugas. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan respon cepat Polri 110 apabila menemukan situasi darurat, bencana, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya. Layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk merespons setiap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Polda Metro Jaya akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan responsif dalam menghadapi situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Sumatera Selatan — Kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel bergerak cepat dalam menangani kemacetan ekstrem sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang terjadi di jalur nasional Tungkal Jaya — Bayung Lencir. Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan menyebabkan antrean panjang serta menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

    Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Di antaranya adalah truk yang terguling akibat patah as, serta muatan besi yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, perilaku pengendara yang melawan arus turut memperparah kondisi lalu lintas. Aktivitas antrean di SPBU dan pasar tumpah di sekitar jalur tersebut juga menjadi penyumbang kepadatan.

    Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keberadaan truk over dimension over load (ODOL) yang kesulitan melintasi tanjakan, sehingga memperlambat arus kendaraan secara keseluruhan.

    Dampak dari kondisi tersebut sangat signifikan, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 45 kilometer dan menyebabkan kemacetan total di ruas jalan nasional. Bahkan, dilaporkan terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di titik-titik tertentu akibat kepadatan ekstrem.

    Dalam merespons situasi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel segera mengambil langkah cepat dan terukur. Petugas melakukan evakuasi truk yang terguling dengan menggunakan alat berat guna membuka akses jalan. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian di Provinsi Jambi dan Lampung untuk mengatur arus kendaraan secara regional.

    Upaya lain yang dilakukan meliputi pengalihan arus lalu lintas serta penerapan sistem buka tutup jalan guna mengurai kepadatan. Petugas juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melawan arus, serta menindak tegas truk ODOL dengan melakukan pengandangan.

    Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, patroli intensif serta penyampaian imbauan melalui public address terus dilakukan di sepanjang jalur terdampak.

    Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah dampak lanjutan yang lebih luas bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.